Senin, 04 Mei 2020

Pranata Keagamaan Masyarakat Arab

       Agama merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Menurut Durkheim agama adalah suatu sistem yang terintegrasi dari kepercayaan dan praktik keagamaan yang berkaitan dengan hal-hal yang suci, yang dapat mempersatukan orang-orang beriman ke dalam kelompok atau komunitas moral yang disebut umat. menurut Talcott pendeta, faktor yang menyebabkan   manusia membutuhkan lembaga agama antara lain sebagai berikut:
a.  Manusia tidak mengerti dan tidak mampu mengatasi masalah tertentu seperti bencana alam dan kematian.
b.  Kelangkaan hal-hal yang dapat memberkian jawaban yang memuaskan.
        Agama menggambarkan hubungan vertikal dan horizontal di mana hubungan vertikal   itu hubungan dengan Tuhan sedangkan horizontal itu hubungan antara manusia dengan manasuia.  
       Pranata agama adalah sistem keyakinan dan praktek keagamaan dalam masyarakat yang telah dirumuskan dan dibakukan. Pranata agama merupakan sarana bagi manusia untuk berhubungan dengan penciptanya. Sehingga, manusia yang sibuk dengan urusan dunia baik sendiri maupun bersama-sama dengan umat lainnya senantiasa dapat mendekatkan diri pada sang pencipta. Karena itu, agama sangat penting untuk menyeimbangkan kehidupan manusia yaitu kehidupan duniawi dan ukhrowi. 
         Adapun fungsi pranata agama adalah sebagai berikut :
  1. Sebagai pedoman hidup
  2. Sumber kebenaran
  3. Pengatur tata cara hubungan manusia dengan manusia dan manusia dengan Tuhan
  4. Tuntutan prinsip benar dan salah
  5. Pedoman pengungkapan perasaan kebersamaan di dalam agama diwajibkan berbuat baik terhadap sesama
  6. Pedoman keyakinan manusia berbuat baik selalu disertai dengan keyakinan bahwa perbuatannya itu merupakan kewajiban dari Tuhan dan yakin bahwa perbuatannya itu akan mendapat pahala, walaupun perbuatannya sekecil apapun.
  7. Pedoman keberadaan yang pada hakikatnya makhluk hidup di dunia adalah ciptaan Tuhan semata
  8. Pengungkapan estetika manusia cenderung menyukai keindahan karena keindahan merupakan bagian dari jiwa manusia
  9. Pedoman untuk rekreasi dan hiburan. Dalam mencari kepuasan batin melalui rekreasi dan hiburan, tidak melanggar kaidah-kaidah agama.          

  •    Masyarakat Arab pra-Islam
             Pada masa sebelum kedatangan Islam di Arab dikenal dengan zaman jahiliyah. Periode jahiliyah ini dalam Islam, adalah masa yang tidak mengenal agama tauhid yang membuat moralitas mereka menjadi minimal. Pada saat itu, masyarakat Arab memiliki kebiasaan buruk seperti minum minuman keras, berjudi, berzina, dan menyembah berhala.
               Pembahasan mengenai peradaban Bangsa Arab sebelum Islam datang, tidak lengkap sebelum tidak memulai sejarah bangsa Arab. Agama orang Arab sebelum Islam adalah Paganisme, Yahudi, dan Kristen. Pagan ini merupakan agama yang mewakili mereka. Ratusan berhala berbagai bentuk ditempatkan di sekitar Kaabah. Agama pagan ini bahkan sudah ada sebelum Nabi Ibrahim. Nenek moyang bangsa Arab awalnya memeluk agama Nabi Ibrahim, namun ajaran ini akhirnya pudar. Mereka lalu membuat patung berhala dari batu, yang menjadi sarana untuk berhubungan dengan Tuhan.
               Semangat keagamaan yang sangat kuat mendorong bangsa Arab untuk melawan dan mengonversi agama Islam saat Islam datang. Namun ibadah dan praktik keagamaan tidak dilakukan oleh Badui Arab. Mereka lebih suka hidup bebas dari aturan agama. Agama dianggap sebagai pengikat kebebasannya, oleh karenanya mereka sering menyelewengkan aturannya. Di antara mereka ada yang menyembah bintang-bintang, pohon, batu-batu, binatang, bahkan menyembah raja mereka. Ini terjadi karena mereka sulit untuk memercayai Tuhan yang abstrak.
         Setelah terputus dengan nabi Ibrahim sebagai juru penerang, mereka kembali menyembah berhala. Berhala-berhala itu dibuat dari batu dan didirikan di Kakbah. Agama Nabi Ibrahim bercampur aduk dengan kepercayaan menyembah berhala ini. Hal yang membuat bangsa Arab menyembah berhala adalah karena setiap orang yang meninggalkan kota Mekah, selalu mengambil batu dari tanah sekitar Kakbah. Setelah itu mereka merasa lebih terhormat. Sementara Kakbah tetap memiliki kedudukan yang tinggi.
    • Masyarakat Arab Pasca Islam
    Dilihat dari segi budaya, perubahan yang terjadi ialah:
    Bangsa Arab yang semula sangat gemar melantunkan dan mendengarkan syair-syair para penyair di pasar Ukaz pada zaman Islam, mereka asik membaca Qur'an siang dan malam. Kebiasaan meratap yang sering dilakukan pada masa jahiliah mereka tinggalkan. Karena agama Islam telah melarang perbuatan meratap.
          Pada zaman Islam, bangsa Arab juga telah merubah kebiasaan mereka yang suka   membunuh anak perempuan yang baru lahir.
    Terhapusnya sistem perbudakan karena dalam Islam semua orang memiliki hak yang sama. Adanya pengaturan terhadap pernikahan. Sehingga kebiasaan mengawini janda bekas ayah yang dilakukan oleh masyarakat jahiliah dilarang. Perubahan-perubahan yang dibawa Islam dalam sistem kepercayaan bangsa Arab sangat jelas terlihat. Bangsa Arab tidak lagi menyembah berhala, matahari dan bulan. Mereka mengamalkan ajaran-ajaran islam seperti : salat, puasa, membayar zakat, dan berhaji.
                Agama tauhid atau agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Tidak serta merta langsung diterima oleh masyarakat arab dulu. Nabi Muhammad SAW, mulanya menyiarkan agama Islam dengan secara sembunyi-sembunyi. Nabi berdakwah secara sirr, keoada keluarga dan kerabat kerabatnya. Dan istrinya Khadijah adalah wanita pertama yang mengikuti ajarannya. Lalu disusul oleh sahabatnya Abu Bakar As-Shiddiq, yg juga mengakui dan menyaksikan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Setelah nabi berdakwah secara sembunyi-sembunyi, nabi pun melakukan dakwah dengan terang-terangan. Dan disini, nabi mendapatkan cemoohan, hinaan, dan bantahan dari kaum kafir Quraisy. Meski begitu, nabi tetap mendakwahkan ajaran Islam dan seiring berjalannya waktu banyak dari kaum Quraisy yang juga mengikuti ajaran Nabi.

    Baiklah teman-teman, itulah suatu keadaan mengenai agama pada masyarakat Arab. Masyarakat Arab yang dulu pra Islam dikenal dengan kaum jahiliah. Namun, kini kaum Arab telah memeluk Islam bahkan merupakan negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim.



    Mungkin, demikianlah sedikit dari secuil pengetahuan yang saya dapatkan. Jikalau ada kekeliruan mohon saran baiknya. Karena, telah kita ketahui bahwa tidak ada manusia yang luput dari salah. "Al-insanu mahalul khata' wa nisyan". semoga apa yang telah dipaparkan di blog ini membawa berkah dan manfaat. Wallahu a'lam bisshawab. 

    Tidak ada komentar:

    Rintik di bulan Juni

    Seperti ketabahan hujan bulan Juni Yang diceritakan oleh eyang Sapardi Aku juga ingin mencintai dengan sederhana dengan isyarat yang